21 Jan 2012

Test Buta Warna

Berikut ini merupakan beberapa peraga untuk tes buta warna (colorblind test) yang dapat dilakukan secara online. Buta warna dapat dites dengan tes Ishihara, dimana lingkaran - lingkaran berwarna yang beberapa diantaranya dirancang agar ada tulisan tertentu yang hanya dapat dilihat atau tidak dapat dilihat oleh penderita buta warna.



Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis. Buta warna merupakan kelainan genetik / bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya, kelainan ini sering juga disebut sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna. Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada laki dan wanita. Seorang wanita terdapat istilah 'pembawa sifat' hal ini menujukkan ada satu kromosom X yang membawa sifat buta warna. Wanita dengan pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelalinan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya. Tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurunkan faktor buta warna kepada anaknya kelak. Apabila pada kedua kromosom X mengandung faktor buta warna maka seorang wanita tsb menderita buta warna.

Buta warna sendiri dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu :
1. Buta warna jenis trikomasi adalah perubahan sensitifitas warna dari satu jenis atau lebih sel kerucut. Ada tiga macam trikomasi yaitu:
* Protanomali yang merupakan kelemahan warna merah,
* Deuteromali yaitu kelemahan warna hijau, 
* Tritanomali (low blue) yaitu kelemahan warna biru. Jenis buta warna inilah yang paling sering dialami dibandingkan jenis buta warna lainnya. 

2. Dikromasi merupakan tidak adanya satu dari 3 jenis sel kerucut, tediri dari: 
* protanopia yaitu tidak adanya sel kerucut warna merah sehingga kecerahan warna merah dan perpaduannya berkurang, 
* deuteranopia yaitu tidak adanya sel kerujut yang peka terhadap hijau, dan
* tritanopia untuk warna biru. 

3. Sedangkan monokromasi ditandai dengan hilangnya atau berkurangnya semua penglihatan warna, sehingga yang terlihat hanya putih dan hitam pada jenis typical dan sedikt warna pada jenis atypical. Jenis buta warna ini prevalensinya sangat jarang.

Tes buta warna merupakan salah satu tes yang diwajibkan dalam tes kesehatan. Dan metode tes buta warna yang sering digunakan adalah metode tes Ishihara oleh dr. Shinobu Ishihara. Dokter mata biasanya memiliki buku Ishihara yang terdiri dari 38 gambar (38 plates) untuk diuji pada pasiennya. Nah, gambar-gambar ini lah yang dimasukkan ke dalam satu software untuk dijadikan sebagai software tes buta warna. 
Software ini adalah tes buta warna dengan metode Ishihara, tes singkat buta warna (8 gambar yang diambil dari koleksi buku Ishihara), dan tes buta warna dengan bentuk bangun dua dimensi. 
Hasil tes dari software ini ada tiga. Yaitu normal, buta warna parsial dan buta warna total. Ketiga hasil ini bisa diperoleh dari pengujian terhadap 38 gambar metode Ishihara. 
Gambar nomor satu hingga 25 merupakan soal tebak angka. Seseorang dengan berpenglihatan normal harus menjawab normal dari soal nomor 1 hingga 17 dan soal nomor 22 hingga 25. Kecuali untuk nomor 18 hingga 21 hanya bisa dilihat dengan jelas oleh penderita buta warna. 
Soal nomor 26 hingga 38 adalah soal dimana seseorang harus melihat susuran garis pada gambar. Orang normal mampu melihat jalur garis pada soal nomor 26 hingga 38 kecuali nomor 28 dan 29 karena kedua gambar ini dapat dilihat jelas oleh penderita buta warna. 
Untuk soal nomor 1 dan 38 seharusnya dapat dilihat dengan jelas oleh orang normal dan penderita buta warna parsial kecuali buta warna total. Jadi sebenarnya hanya dengan kedua gambar ini biasanya sudah bisa dibedakan antara penderita buta warna total dengan orang normal + penderita buta warna parsial. Dengan diagnosis dari tiap soal yang telah dijelaskan diatas maka dapat ditarik penilaian dari hasil yang telah dijawab oleh peserta tes. Software ini menyediakan 3 tipe tes. Tes lengkap, tes singkat dan tes dengan soal bentuk bangun dua dimensi.



Ini adalah salah satu contoh uji tes buta warna Ishihara (soal nomor satu). Tipe soal ini dimulai dari nomor 1 hingga soal nomor 25.



Sedangkan untuk nomor 26 hingga 38, tipe soalnya seperti gambar berikut:



Hasil dari tes akan ditunjukkan seperti gambar berikut:



Tidak Cuma ini, dalam software ini disediakan juga test singkat kalau memang anda tidak punya banyak waktu. Pada tes singkat ini, penjelasannya juga sudah disertakan. Dan yang terakhir adalah tes buta warna dengan bentuk bangun dua dimensi, juga sudah dilengkapi dengan penjelasan... 
Silahkan Download Software Untuk Tes Buta Warna, melalui link berikut:
download ziddu
download mediafire
atau mau yang berbentuk flash, lebih simple serta ada bonus menarik di akhir tes buta warna nya : 

6 komentar: